Sahabat BlogKu

like FB

Jangan Lupa Ninggalin komentar yah....!! Thank's

Sabtu, 29 Desember 2012

Sewajarnya

Aku mencintaimu sewajarnya. 
Namun ku paksa engkau mencintaiku sepenuhnya...

Saat aku meninggalkanmu, 

hanya kata maaf yang ku sampaikn, 
lantas ku berlalu tanpa pedulikan sakitmu...

Saat engkau meninggalkanku, 

aku memakimu beberapa saat, 
lantas melupakanmu, 
dan ku cari cinta yang lain, 
kemudian mencintai sewajarnya...


*) aku ingin seperti itu, mencintai tanpa melibatkan perasaan terdalam
mencintai dengan sangat mudah...
tapi, itu mustahil...

itulah kenapa, kesakitan hingga kini trus membayangiku.....

Senin, 12 November 2012

00:34 (tak bisa tidur)

Saat berdiri didepan cermin....,sosokku masih tampak sama....kecuali mataku....
mata yang masih menyiratkan 'luka'


Entahlah saya tidak tau,,, apakah ini adalah bagian dari hidup atau mungkin ada yang salah dengan diri saya.... hampir satu bulan, saya merasakan perubahan yang begitu drastis dari kehidupan saya,,,, sepertinya waktu untuk saya telah berakhir. pikirku. saya banyak skali mengalami kegagalan, kehilangan bahkan kekalahan.

Banyak kegagalan yang saya nikmati akhir2 ini. Entahlah, mungkin karna saya begitu kurangnya mendekatkan diri pada Ilahi, atau memang Robbku sedang menguji katangguhan hati saya.... Saya percaya, bahwa hidup bagaikan gelombang sinusoida, yang kadang diatas kadang dibawah,,, tapi, entah kenapa, rasanya saya sudah terlalu lama dibawah, dan hampir brada didasar jurang terdalam....

Sepertinya dunia telah berakhir,,, setidaknya itu dimulai sejak kehilangan orang yang saya sayangi, kemudian disusul kegagalan2 lain, dalam hal, mengajar, perlombaan, pembinaan,,,, akh... pokonya banyak kegagalan yang saya dapatkan....

Tapi, Saya bersyukur atas tiap nikmat dari kegagalan itu, karna saya yakin tiap kegagalan yang disikapi dengan sikap bijak akan menuai hasil yang indah nantinya. Karna saya percaya bahwa rahasia Allah sangat indah.

Cobaan atas kegagalan hanyalah menguji kesabaran kita. dan ujian akan keberhasilan juga hanyalah mengetes sifat syukur kita....!! Allah telah memberikan banyak kelebihan kepada saya, punya orangtua yang luar biasa, saudara yang baik, Kekasih yang luar biasa, teman2 yang peduli, siswa2 yang baik dan pekerjaan yang layak dan semuanya itu belum apa2 dibandingkan cobaan yang datang....

Meskipun demikian, saya tidak menafikkan bahwa kegagalan2 itu benar2 menguras tenaga dan energi saya, hingga saya membutuhkan orang lain untuk menjadi sandaran saya, tempat berkeluh kesah, berbagi kesedihan, berbagi kebahagiaan hingga akhirnya semua kegagalan itu hilang lenyap oleh semua canda tawa dan kebahagianan yang beberapa minggu ini sungguh saya rindukan....


#Saya mohon, bantulah saya mendapatkan "kebahagiaan"

Penghujung malam

Aku ingin dia* berubah, menjadi dia* yang lebih peka dan perhatian Tuhan :')...!! Tuhan semoga dia* bisa mencintaiku dengan tulus dan ikhlas,,, Tuhan meskipun aku tidak sempurna, tapi cintaku untuknya sempurna seutuhnya untuk dirinya....

Minggu, 11 November 2012

Awal Baru

 Kita hidup untuk masa depan, bukan masa lalu. Maka tersenyumlah untuk keajiban sekecil apapun hari ini....

Memulai awal yang baru bukanlah hal yang sulit, tapi juga tak segampang yang dipikirkan. saya ingin kembali memulai hidup baru, tanpa semua embel2 kenangan masa lalu yang ternyata hanya menyisakkan perih di hati. semuanya harus saya tata ulang lagi. hati, pikiran, target dan semua program dalam hidup.

Tidak mudah memulainya setelah kian minggu tercecer tak beraturan. Namun, itu bukan brarti tak mungkin. karna butuh singkronisasi antara otak dan hati hingga tidak saling berdebat untuk memutuskan mana yang perlu saya simpan dan mana yang harus saya buang.

Kisah hidup kemarin kemudian dijadikan plajaran agar lebih hati-hati lagi kedepan dalam mengambil sebuah kesimpulan dan mempercayakan seseorang. saya berharap ada bantuan energi dari motifasi dari orang2 yang saya sayangi agar saya bisa lebih baik lagi dan bangkit dari keterpurukan.

#Semoga

Selasa, 30 Oktober 2012

Tersakiti

Tuhan Yang Maha adil, berikanlah aku keadilan atas mereka yang telah melukaiku dengan sengaja. Amin....
Tak ada yang lebih menyakitkan dari ini, kecewa, sedih, amarah semuanya bersatu padu hingga trasa mengguncang tubuhku. aku payah, aku kalah, aku tak sadar dengan semua yang ku lakukan. aku benar2 seperti mayat hidup, makhluk yang tanpa jiwa.

Ingin berteriak tapi mulut tak sanggup mengucap, ingin berlari menjauh apa daya kaki dan tubuh bergetar efek mendengar kabar itu. beraninya engkau menikamku dari belakang, tepat mengenai hati yang selalu ku jaga dengan kelembutan. kenapa...?

Semuanya kini menjadi jelas. Alasan2 yang engkau lontarkan tak lebih dari sekedar omong kosong yang berusaha membohongiku. aku payah, aku benar2 payah... engkau adalah sumber inspirasiku, sumber imajiku, energiku, hidupku bahkan segalaku. tapi,,,,,

Akh,,, sudahlah... bukan saatnya untuk menangisi keadaan, semoga engkau bahagia bersama pria lain disana....

Tentang aku, abaikan.

Senin, 29 Oktober 2012

Selasa, 23 Oktober 2012

Kamu

Mereka bilang aku terlalu mencintaimu, mereka tidak tahu bahwa rasa takut kehilanganmu lebih besar dari itu.........!!

Salah

Jika aku begitu berarti bagimu, jagalah perasaan ku,,, namun jika aku bukan apa-apa bagimu, trserah apa mau mu.......!!
Berada dalam posisi yang sulit memang bukan inginmu, bahkan bukan ingin semua orang....! tp, Allah selalu menguji kita, dan dengan ujian2 tersebutlah kita menjadi kuat. lihatlah intan dan permata. mereka menjadi sangat indah karna ditempa, dihimpit, oleh tanah dengan begitu kuat hingga akhirnya intan2 tersebut berhasil bertahan dan keluar sebagai sebuah hasil yang begitu indah yang semua mata pasti menyanjungnya....
pun kita manusia, selalu dihadapkan dengan berbagai problema hidup. bukan untuk mengeluh, bukan pula untuk berontak, kenapa harus begini, kenapa harus begitu, kenapa kamu begini, kenapa kamu tidak begitu, dan berbagai keluhan bernada protes terhadap sikap maupun pemberian Allah...
Justru dengan cobaan dan himpitan hidup itulah kita menjadi kuat, kita menjadi pribadi2 yang dewasa. Allah menguji kita bukan berarti ingin mempermainkan kita. sebenarnya dia sedang memberikan kita bekal untuk mengarungi kehidupan yang akan datang. bukankah Allah tidak akan menguji manusia sampai diluar batas kemampuannya...?? Allah menguji kita, memberikan kita cobaan sebenarnya untuk membantu kita beranjak dewasa, dan Allah tau kita bisa keluar dan menghadapi cobaan itu.... pasti.

Rabu, 17 Oktober 2012

Kecewa

Menyambut pagi bersama setangkup kekecewaan yang masih membekas semalam, bersama segelas kopi dan sebuah lagu dplaylist komputer "jangan ada dusta diantara kita" melengkapi kerancuan hati yang terus menerus menerpa....!! akh,,, kenapa harus seperti ini, telah ku berikan kepercayaan tapi ternyata dibelakangku engkau berlaku seperti itu. aku kecewa.

Entahlah, apakah engkau menyesal atau tidak setelah apa yang kamu lakukan, yang pasti akupun juga tak sempurna meski ku percaya cerita kita tak mungkin tergantikan. andaikan ku ingat-ingat lagi, akupun tersadar bahwa betapa aku mencintaimu, tapi ........

Akh,,, aku jengah dengan semua ini, kenapa harus terulang lagi perasaan-perasaan seperti ini, kacau, galau, jengah, resah yang tiada berkesudahan. kalau memang hadirnya cinta hanya untuk mengecewakan, maka kenapa harus aku menghadirkannya dari awal. jujur saja. aku ingin berpisah darimu, aku ingin menyudahi cinta ini, tapi bukan karna kita sudah tidak sejalan lagi dan bukan pula karna ada orang ke tiga yang mengganggu hubungan kita. aku ingin berpisah denganmu, hanya karena kita berada di dunia yang berbeda.

Kamu sudah tau bagaimana sifatku, akupun sudah menceritakan bagaimana kisahku. Aku pernah setia tapi aku diduakan, aku pernah percaya tapi aku dikhianati, aku pernah mencintai tapi aku disakiti, aku pernah memiliki tapi aku kehilangan, aku pernah tulus tapi aku dibohongi, aku pernah berharap tapi harapan itu sia-sia.

Aku mengira, saat bersamamu semua yang telah lalu akan berbuah keindahan, tapi nyatanya, sama saja. aku, tetap saja merasa kecewa.....

Senin, 15 Oktober 2012

Pembuktian



Saya terjebak dalam sebuah ketakpastian akan diri. Mencoba menerawang sembari meraba kemana arah langkah selanjutnya menapaki bumi, entahlah. Samar terlihat tak ada kepastian hingga akhirnya membuat diri terperangkap dalam ketakpastian yang menyeramkan.

Pernah mencoba berontak hingga akhirnya urat2 mulai menampakkan wujudnya disebagian muka yang mulai memerah karna tekanan yang memuncak di otak. Akh,,, tetap saja saya menjadi pihak yang disalahkan dan harus mengalah, lantaran dia lebih dulu menapaki kakinya di bumi yang semakin gonjang-ganjing ini, hingga semuapun ikut mengarahkan jari telunjuknya kehadapan saya seolah menjadikan saya bulan-bulanan kesalahan yang harus saya pikul, sendiri.

Tapi, mungkin saja itu cuma perasaan saya, karna nyatanya saya tak pernah sendiri, ada mreka disamping saya, meski tak sebanyak yang lain tapi mampu membentengi saya dari tikaman mereka. Mungkin juga saya yang keterlaluan mencemburui mereka dan otak saya yang penuh dengan kedengkian hingga akhirnya tak bisa melihat sisi lain dari maksud mereka menghardik saya. Akh,,, entahlah…..

Jumat, 07 September 2012

Udara

Dia Adalah Bintangku, 
Dia Adalah Rembulanku, 
Dia Adalah Malamku, 
Dia Adalah Siangku, 
Dia adalah Pelangiku.

Begitu rentetan kalimat pendek yang keluar dari mulutku. Mendengar kata itu, kamu hanya tertunduk, lesu, seolah meragukan kata yang keluar dari mulutku. hingga akhirnya kamupun membantah semua pernyataanku. entah kenapa engkau menjadi begtu kritis dalam kesunyian yang kita hadirkan malam ini, saat kita terjebak dalam ruang sunyi yang begitu sulit terjangkau oleh orang lain.

"Dia adalah bintangku", kata engkau mengulang peryataanku. "dia memang bersinar, namun bukankah bintang hanya malam hari...? selepas itu, ketika pagi dia menghilang, apakah dia seperti itu....?" hardikmu hingga membuatku menjadi tersadar. "yah,,, dia tidaklah seperti bintang, karna dia slalu ada bagiku", gumamku dalam hati, membenarkan pernyataannya.

September

September ceria, september prestasi dan sederetan kata2 positif biasanya slalu menyertai datangnya bulan september bagi sebagian orang, tapi tidak bagi saya. Dalam september, sebagian orang2 menikmati indahnya musim gu2r sebagai penanda mulainya penghujan, namun tidak bagi saya, karna memang di Indonesia tidak mengenal musim GUGUR.

September akan menjadi awal dari penantian yang panjang bagiku. Menanti sesuatu yang mungkin akan menjadi milikku kelak saat waktu dan masanya telah tiba. akh,,, september, kau telah memisahkanku dengannya, tapi waktu memang terus beranjak dan semuapun harus terus berjalan namun, tiap kenangan dan luka yang ditorehkan oleh engkau "September" akan terus ku kenang, bukan untuk melemahkanku, tapi justru yang akan menguatkanku kelak.

September, masih ingatkah engkau pada paras elok nan indah yang engkau hadiahkan padaku....?? lantas, kenapa dia drenggut...? mungkin, engkau skedar mengajarkanku bahwa dia tak layak bagiku, mungkin juga engkau sedang mempermainkanku, saat itu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...